Pejabat PLT Kadis LHK diduga Suka "Kibul", Komunitas Pers Minta Bupati Batubara Evaluasi Kinerjanya

Dikonews 7 | Batubara - 

Dikonfirmasi melalui Hp nya, Sekretaris merangkap Plt Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutan Batubara Sunggu Sirait berkilah "KIBUL" alias suka bohong ketika ditanya wartawan tentang keberadaan dirinya, Kamis (8/8/2019).

Menurut informasi yang di himpun, Plt Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Batubara Sunggu Sirait sering berkilah dan suka "KIBUL" terkait persoalan konfirmasi menyangkut tugas dan fungsi serta program Dinas LHK Batubara.

Sebagaimana yang di pertanyakan salah seorang wartawan Mhd Yusuf tentang rekomendasi AMDAL, Honor pengambilan Sampel Limbah oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Batubara.

"Selamat Siang Pak Kadis Sunggu Sirait, lagi dimana Pak ? Tanya Mhd Yusuf kepada Plt Kadis LHK Sunggu Sirait melalui Hp selular nya ditalian 0813701912**

Lantas dijawab oleh Plt Kadis LHK Batubara Sunggu Sirait melalui Hp nya "Ya Siang, Saya sedang mengikuti acara di rumah Dinas Gubernur di Medan". Jawab nya singkat

Namun selang tidak berapa lama dari jarak pembicaraan antara Kadis LHK Sunggu Sirait dengan Mhd Yusuf,  Dihubungi kembali melalui salah seorang wartawan lainnya coba mengkonfirmasi kembali Plt Kadis LHK Sunggu Sirait melalui Hp nya ditalian yang sama menjawab bahwa ianya (red-Sunggu Sirait) berada di Kantor dan bersedia untuk di temui oleh salah seorang yang menghubungi nya tadi. 

"Saya sedang berada di kantor Dinas LHK, Datang lah". Pungkas Sunggu Sirait

Sebelumnya, Plt Kadis LHK Sunggu Sirait pernah di pertanyakan soal pengambilan Sampel limbah ke Medan, Diri nya (red- Sunggu Sirait) mengakui bahwa hanya diri nya seorang yang berkompeten dalam hal pengambilan Sampel limbah ke Medan. 

"Cuma saya yang berkompeten untuk mengambil limbah ke Medan, Saya kan memang sudah memahami itu (Ahli) dalam penugasan itu dan sebelum nya saya lama menjabat sebagai Kabid LH". Papar nya pada wartawan

Saat disinggung tentang honor penugasan Ahli pengambilan sampel limbah di Medan, Sunggu mengatakan "Cuma Rp 500 ribu nya, disitu semua nya, Makan, Minum dan transportasi". Tandas Sunggu Sirait

Baca: https://www.dikonews7.com/2019/07/ditanya-wartawan-sekretaris-dlhk.html?m=1

Untuk diketahui, berbeda lagi ketika di investigasi dari hasil pembayaran Register SP2D Dan SPJ Belanja - Fungsional T.A 2018, Bahwa pembayaran honor petugas pengambilan Sampel limbah di Medan sebesar Rp 3 Juta dengan hitungan kurang lebih 6-8 kali pengambilan sampel limbah selama satu tahun mata anggaran Dinas LHK Batubara.

Sementara dikonfirmasi Kabid Penata Lingkungan Dinas LHK Batubara yang lama Srikayani ketika masih menjabat Kabid Penata Lingkungan Tahun 2018 mengatakan tidak pernah mengambil sampel limbah ke Medan.

Apalagi di biaya dengan anggaran APBD sebesar Rp 3 Juta sekali berangkat sebanyak kurang lebih 6-8 kali ke Medan "Memang itu Bidang saya semasa menjabat sebagai Kabid Penata Lingkungan Dinas LHK Batubara.

"Namun selama satu mata anggaran Tahun 2018 tidak pernah saya kerjakan, Malah saya di larang untuk mengurus hal itu". Pungkas Sri Kayani yang kini berstatus sebagai pejabat Kabid UKM di Dinas Disprindagkop Batubara.

Melalui Komunitas Insan Pers (KIP) Batubara Aswat Cs yang menilai Plt Kadis LHK Batubara Sunggu Sirait yang sering berkilah dan suka "KIBUL" agar kiranya Bupati Batubara segera mengevaluasi Sekretaris sekaligus Plt Kadis LHK Batubara untuk memperbaiki kinerja nya yang suka "KIBUL", Hal ini agar pejabat yang memilki penyakit virus dan hanya menjadi benalu di Birokrasi Batubara.

Reporter : Aswat
Editor : Sapta

No comments

Powered by Blogger.