PJ kepala Pekon Sawang Balak Diduga Tidak Transparan Terkait Dana Covid-19, Relawan : Kami Cuman Digaji Rp.150.000 Perbulan



DN7 | Tanggamus - Mewabahnya virus Corona di seluruh dunia tidak ketinggalan juga di Indonesia sendiri Penanggulangan Penanganan guna memutus mata rantai wabah virus corona yang di sebut covi-19. Kamis (2/7).

Pemerintah pusat mengintruksi kan seluruh Provinsi, Kabupaten dan Kota hingga tingkat Kecamatan sampai ke desa untuk membentuk gugus tugas Covid-19, akan tetapi, lain yang di temukan oleh awak media di pekon Sawang Balak Kecamatan Cukuh Balak Kabupaten Tanggamus, PJ Kepala Pekon Sawang Balak Jalaluddin, tidak transparan terhadap warganya terkait penggunaan dana desa yang di alokasikan sebesar Rp.72000,000, (Tujuh puluh dua juta) untuk penanganan Covid-19.

Awak media ini konfirmasi dengan salah satu relawan Tazani, yang menjabat sebagai Kasi pemerintahan merangkap TPK mengatakan, kami relawan berjumlah 21 anggota dan untuk perlengkapan kegiatan Penanggulangan Penanganan Covid-19 memakai spanduk 10 buah. Sementara tarup kami tidak sewa, alat penyemrotan 8 buah, penampung air 4 buah, dan alat termometer suhu ada 1 unit. Terangnya.

Tazani juga menjelaskan, penyemprotan dalam waktu 3 bulan hanya 4 kali di lakukan yakni, di Pekon Sawang Balak. Semantara, obat obatan kami tidak tahu karena semuanya Pj Kepala Pekon yang menyiapkan perlengkapan penanggulangan Penanganan Covid-19 dan untuk mengadakan piket jaga di pos pantau kami bergantian. Cetusnya.

Tazani menambahkan, kami juga kecewa karena selama ada kegiatan guna memutus mata rantai wabah covid -19, PJ kepala Pekon (desa) tidak pernah masuk kantor, itu satu contoh kekecewan kami kepada PJ Kepala Pekon, jalalluddin. Kesalnya.

Kemudian masalah snack, selama kami  piket, tidak pernah ada dan kami tidak pernah di kasih tahu oleh PJ Jalalluddin, berapa angaran untuk piket dalam melaksanakan kegiatan penanganan Covid-19. Beliau tidak ada keterbukaan, kami hanya di kasih gaji Rp.150.000 saja perbulan. sementara hanya dua bulan yang kami terima dan kami sebagai relawan berharap kepada satgas covid-19 Tanggamus untuk memangil PJ Kepala Pekon Sawang Balak Jalluddin karena di indikasikan melakukan, penyimpangan dana Covid-19

Tazani berharap, minimal ada teguran, terhadapnya, jangan semena mena karena dia yang memegang kekuasaan di pekon Sawang Balak. Kata Tazani.

Sementara, PJ kepala Pekon Sawang Balak Jallauddin saat akan di konfirmasi awak media terkait kebenaran pernyataan relawan Covid-19 tersebut sedang tidak ada di kantor dan di hubungi melalui via Handphone 08521451#### tidak aktif. (Rudi/Tim)

Editor : Sapta


No comments

Powered by Blogger.