Ribut Sering Diminta Uang, Aritha Tikam Perut Donna - Diko News

Ribut Sering Diminta Uang, Aritha Tikam Perut Donna


      Foto : Tersangka Aritha Ersada Sembiring
DN7 | Bandar Baru - Donna br Ginting (42), warga Desa Rumah Mbacang, Namorambe, Deliserdang ditemukan terkapar di jalan dengan luka tusuk pada bagian perutnya, Rabu (2/9) sekitar pukul 11.00 Wib.
Korban ditemukan tergeletak dipinggir Jalan Jamin Ginting KM 49, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit tepatnya di tikungan Amoi, setelah terlibat perkelahian dengan seorang teman lelakinya.
Kapolsek Pancurbatu AKP Dedi Dharma mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang melintas di lokasi kejadian. Saat itu korban terlihat berlumuran darah dan meminta pertolongan.
Kemudian warga langsung membawa korban ke Puskesmas Bandarbaru untuk mendapatkan pertolongan, sedangkan Kepala Desa (Kades) Sembahe, melaporkan kejadian ini ke Polsek Pancurbatu. ungkapnya.
Atas laporan Kades, Tim Tekab Unit Reskrim Polsek Pancurbatu lalu melakukan penyelidikan serta olah TKP. Dari hasil penyelidikan, diketahui identitas pelaku adalah Aritha Ersada Sembiring (38), warga Desa Kuta Mbelin Kecamatan Namantran, Kabupaten Karo.
Selanjutnya, dilakukan pengejaran, dan pelaku dapat diamankan di Desa Simpang 4 Kecamatan Namantran, Karo, Rabu (2/9) pukul 16.00 Wib, beserta barang bukti sepeda motor, handphone, KTP dan KK, serta zebilah pisau belati panjang berukuran 20 cm. Jelasnya.
Lanjut Dedi, berdasarkan keterangan pelaku, sebelumnya dia bersama korban pergi mengendarai sepedamotor milik korban ke permandian air panas sidebu-debu, dan menginap disana, Selasa (1/9/2020) pukul 23.00 Wib. Selanjutnya, pada Rabu (2/9/2020) pukul 10.00 Wib, mereka meninggalkan penginapan itu dan hendak kembali kerumah korban.
Akan tetapi di perjalanan, antara pelaku dan korban terlibat pertengkaran mulut dikarenakan korban selalu minta uang dengan pelaku, namun tidak diberikan. Selanjutnya, pelaku berhenti dipinggir jalan, kemudian keduanya berkelahi hingga terjatuh kesemak-semak.
Namun saat itu, posisi korban berada dibawah/tertindih, sehingga pelaku  mencabut sebilah pisau belati yang sudah dibawanya, dan menusukannya ke perut korban sebanyak 3 kali, lalu meninggalkan korban dan membawa sepeda motor serta HP korban. Pungkasnya. (Red)
Editor : Sapta


No comments

Powered by Blogger.
close