Apel Bersama Bawaslu dan Polsek Kualuh Hulu Untuk Kesiapan Pilkada Labura 2020 - DikoNews7
MWFcLWN8MqpcNWt5NqpdNqB8M6MkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANLITE103

Apel Bersama Bawaslu dan Polsek Kualuh Hulu Untuk Kesiapan Pilkada Labura 2020

FOTO : Apel Bersama Bawaslu dan Polsek Kualuh Hulu

DN7 | Labura -

Menjelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Labuhanbatu Utara tahun 2020 mendatang Polsek Kualuh Hulu bersama Bawaslu dan KPU Kabupaten Labuhanbatu Utara melaksanakan apel gabungan dan koordinasi pengamanan di Kantor KPUD, Kantor Bawaslu dan gudang Logistik di Jl Utama Wonosari Kelurahan Aek Kanopan Kecamatan Kualuh Hulu sekira pukul 09.00 Wib, Jumat (20/11 2020).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh AKP Sahrial Sirait SH MH (Kapolsek Kualuh Hulu), M Yusuf SAg (Ketua Bawaslu Labura), Heriamsyah Simanjuntak SHi (Ketua KPUD Labura), IPTU TM Ginting (Kanit IK Polsek Kualuh Hulu), bersama Personil PAM melekat (stasioner).

Sesuai dengan surat perintah Kapolres Labuhanbatu, nomor: SPRIN/206/XI/OPS.1.1.1/2020, tanggal 01 November 2020 tentang Personil yang mengawal pelaksanaan pengamanan di Kantor KPUD Labuhanbatu Utara, gudang Logistik KPUD Labuhanbatu Utara dan kantor Bawaslu Labura.

Dalam sambutannya Kapolsek Kualuh Hulu AKP Sahrial Sirait, S.H., M.H menyampaikan beberapa hal yaitu, "Kita perlu antisipasi kerawanan yang ada jangan sampai terulang lagi dan mengantisipasi pemilih yang enggan hadir karena pandemi Covid-19. 
 
PAM terhadap gedung gudang Logistik dan arsip KPUD kabupaten Labuhanbatu Utara melaksanakan penjagaan dan patroli pada pagi, siang, sore dan malam hari disekitar gudang Logistik KPUD Labuhanbatu Utara. 
 
PAM terhadap giat KPUD Labura yang dilaksanakan disekitar gudang Logistik KPUD Labuhanbatu Utara. Melakukan koordinasi dengan ketua/komisioner dan staf KPUD Labuhanbatu Utara tentang giat yang akan dilakukan serta melaporkan kepada pimpinan melalui penjab. 
 
Antisipasi adanya PSU (Pemungutan Suara Ulang) dan PSL (Pemungutan Suara Langsung) seperti Pemilih yang tidak membawa From A5 namun diberikan surat suara serta tertukarnya surat suara. 
 
Kami sarankan kepada KPUD Labura dan Bawaslu Labura agar membuat Regulasi terkait pengamanan Gudang Logistik ditingkat PPK agar dibuat berlapis yang dipegang oleh PPK dan Panwascam, serta pelaksanaan Rekapitulasi suara tidak satu tempat dengan gudang Logistik. 
 
Berkaca pada Pemilu 2019 secara Nasional yang petugas KPPS banyak meninggal dunia, maka disarankan kepada KPUD Bintan untuk mengecek Faktor Umur dan Kesehatan pada saat perekrutan KPPS nanti. 
 
Kita harapkan pelaksanaan Pilkada serentak 2020 di Kabupaten Labura dapat berjalan dengan aman dan damai, tanpa ada PSU, PSL serta Black Campaign dan kerawanan lainnya,"ujarnya.

Ketua Bawaslu Labura M.Yusuf, S.Ag juga menyampaikan bahwa kegiatan Kampanye yang tidak memiliki izin dari pihak Kepolisian akan kami hentikan dan bubarkan, mohon bantuan dari Kepolisian terkait hal ini dan tujuan dari Rapat Koordinasi ini untuk menyatukan persepsi dalam proses penanganan pelanggaran Pilkada di Labura berdasarkan tahapan - tahapan Pilkada Serentak 2020.

Ketua KPUD Labura, Heriamsyah Simanjuntak, S.Hi menambahkan," Kejadian pada Pemilu Serentak 2019 akan menjadi koreksi dan antisipasi dari KPUD Labura terhadap pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. 
 
Pada Pilkada 2020 surat suara cadangan di setiap TPS sebesar 2,5% dari jumlah DPT. Dalam Regulasi sekarang penerimaan petugas penyelenggara maksimal 50 tahun, lebih dari itu tidak bisa diterima."pungkasnya.
 
Kegiatan apel gabungan dengan personel Polri terkait Penguatan sistem keamanan bersama KPUD Labura pada tahapan lanjutan Pilkada serentak 2020 bertujuan untuk menyatukan persepsi dalam proses penanganan pelanggaran Pilkada di Labura berdasarkan tahapan-tahapan Pilkada serentak 2020.
 
Reporter : SS/OT
Editor : Diko
Share This Article :
dikonews7
4518356910882902657
close