Tolak Rasisme di USU, Mahasiswa Papua Gelar Demo - DikoNews7
MWFcLWN8MqpcNWt5NqpdNqB8M6MkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANLITE103

Tolak Rasisme di USU, Mahasiswa Papua Gelar Demo

 
FOTO : Demo tolak rasisme.

DN7 | Medan -
 
Cuitan Profesor Yusuf  L Henuk di media sosial kembali menuai protes.

Kali ini, protes datang dari  puluhan mahasiswa yang berasal dari Ikatan Mahasiswa Papua melalui aksi unjuk rasa di Depan Biro Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Selasa (2/2/2021).

Aksi unjuk rasa ini mereka lakukan untuk memprotes adanya dugaan rasis yang dilakukan  Prof Yusuf L Henuk dalam cuitannya.

"Kami menolak adanya guru besar yang melakukan aksi rasis di USU," teriak koordinator aksi mereka, Daniel.

Yance mengatakan aksi rasis terhadap warga Papua merupakan hal yang sangat tidak manusiawi. Hal ini semakin tidak layak sebab pelakunya adalah seorang guru besar di USU.

"Kami minta guru besar tersebut dicopot dari USU atau dipindahkan saja. Jangan di USU lagi. USU jangan memelihara profesor pelaku rasis," pungkasnya.

Aksi unjuk rasa ini diterima langsung oleh Rektor USU Muryanto Amin.

Rektor baru ini langsung turun menemui para pengunjuk rasa yang melakukan aksinya di depan Biro Rektor, Kampus USU, Jalan Dr Mansyur.

Di hadapan mahasiswa yang berasal dari Papua tersebut, Mury sapaan akrabnya berjanji akan memanggil Prof Yusuf untuk mengklarifikasi cuitannya yang dinilai rasis tersebut.

"Kita akan memanggil yang bersangkutan untuk mendudukkan persoalan," katanya.

Dijelaskan Mury, pihak USU dalam hal ini akan mencoba untuk menyelesaikan persoalan ini dengan mempertemukan guru besar di Fakultas Pertanian USU tersebut dengan perwakilan dari pengunjuk rasa. 

"Nanti dari kita perwakilan saja ya, supaya ini bisa kita dudukkan persoalannya. Semoga dengan begitu, nanti ada solusi yang didapat," ungkapnya.

Ditegaskan Mury, kasus rasisme di lingkungan pendidikan terutama di USU merupakan hal yang tidak bisa ditolerir. Selain bertentangan dengan hukum, hal ini juga tidak patut dilakukan terutama di lingkungan pendidikan.

"Saya sangat mengecam tindakan seperti itu," pungkasnya. 
 
Editor : Diko
Share This Article :
dikonews7
4518356910882902657
close