Header

Pemkab Batu Bara Bedah 207 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)

Foto : Rumah warga sebelum dan sesudah di bedah.

DikoNews7 -

Dalam rangka meningkatkan kualitas pembangunan, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Batu Bara melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) tahun ini mendapat bantuan bedah rumah dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebanyak 207 unit rumah yang tersebar di 11 kecamatan kabupaten Batu Bara.

Jumlah bantuan untuk masing-masing penerima bantuan sebanyak 15 juta rupiah dan langsung di transfer ke rekening penerima bantuan dan peruntukan nya Rp 12. 500. 000 untuk belanja material dan Rp 2. 500. 000 untuk upah tukang.

Hal ini di jelaskan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) kabupaten Batu Bara Norma Deli Siregar melalui Danil Kepala Bidang (Kabid) Perumahan, Senin (26/07/2021).

Menurut Kabid Perumahan, untuk anggaran APBD Provinsi sebanyak 50 unit yang tersebar di Desa Antara, Desa Lubuk Besar, Desa Nanas Siam, Desa Gambus Laut dan Desa Tanjung Muda.

“Untuk anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) sebanyak 124 unit rumah yang di khususkan untuk kecamatan Sei Suka sebagai daerah afirmasi.

Di tambahkannya, syarat untuk mendapatkan bantuan bedah rumah tersebut yakni masyarakat berpenghasilan rendah, sudah menikah dan menguasai tanah / rumah.

Sementara itu salah seorang warga penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) memberikan ucapan terima kasih kepada Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir. M. AP yang sudah membantu warganya.

Hal tersebut di sampaikan langsung oleh Sidik Lubis (70)  warga Lingkungan V kelurahan Labuhan Ruku, kecamatan Talawi, mengapa tidak, harapannya selama ini untuk membangun rumah, akhirnya terwujud. 

Di mana dirinya menjadi salah satu diantara penerima bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) lewat Dinas Perkim untuk renovasi menjadi rumah yang layak huni.

“Terima kasih banyak Pak Bupati Batu Bara Zahir rumah kami bisa dibangun berkat Program RTLH, “ kata Sidik pria yang sehari-harinya bekerja sebagai penarik becak dayung.

Sidik juga mengatakan, bahwa rumah sebelumnya hanya berdinding tepas dan beratapkan daun Nipah bertiangkanbambu dengan kondisi yang memprihatinkan kini tak ada lagi.

“Saat ini rumah idaman Pak Sidik terlihat susunan batu bata yang tersusun rapi ke atas mulai terlihat kokoh, “ ungkapnya.

Reporter : Erwin

Editor : Diko

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel