Bencana Longsor di Humbahas Disebut Akibat Penebangan Liar


DikoNews7 -

Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dosmar Banjarnahor menyebut, penebangan liar menjadi penyebab utama longsor di Desa Simangulampe, Kecamatan Bakti Raja.

Dosmar menjelaskan, pembalakan liar ditemukan di Desa Sitolubahal, Kecamatan Lintong Nihuta. Namun, imbasnya sampai ke Desa Simangulampe. 

“Di Desa Sitolubahal disitu ada penebangan masif, di kawasan hutan lindung,” kata Dosmar, melansir cnnindonesia.com, Selasa (05/11/2023).

Menurutnya, hal tersebut memicu dan menyebabkan terjadi longsoran batu yang besar dari atas lokasi longsor. 

Dosmar mengaku telah turun langsung ke lokasi pembalakan liar dan tempat terjadinya longsor. Dia pun memastikan kepolisian tengah menyelidiki aktivitas ilegal tersebut. 

“Saya sudah turun langsung ke lokasi dan saat ini polisi sudah melakukan penyelidikan,” ujarnya.

Ia menduga aktivitas pembalakan liar itu dilakukan sekelompok orang dengan keterlibatan oknum polisi. Informasi ini ia ketahui dari masyarakat. 

“Kata masyarakat sekitar lokasi penebangan, kemungkinan pelaku ilegal logging dibekingi oleh oknum polisi berinisial DS,” ujarnya.

Dosmar mengaku geram dengan pembalakan liar itu. Dia pun mendesak agar kepolisian menindak hingga tuntas pelaku pembalakan liar dan mengusut oknum polisi yang terlibat. 
 
Sebelumnya, bencana alam banjir bandang dan longsor melanda Kabupaten Humbahas pada Jum’at (01/12/2023). Sebanyak 12 orang dinyatakan hilang, dua diantaranya telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (*)

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel