Kembali Amblas, Warga Minta Buis Beton Diganti Jembatan Permanen


DikoNews7 -

Untuk kesekian kalinya jalan Hasan Perak yang berada di Kelurahan Sei Bilah Timur, Kecamatan Sei Lepan menuju Desa Teluk Meku, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Sumut, kembali amblas dan menimbulkan lubang besar ditengah badan jalan. 

Lubang besar dengan diameter mencapai ±3 meter membuat kendaraan besar tidak bisa melintas, sementara kendaraan kecil harus ekstra hati-hati saat melintas karena kondisi jalan sangat rapuh.

Amblasnya jalan Hasan Perak sudah sering terjadi, hal ini diakibatkan buis beton (gorong-gorong) yang sudah tua tidak sanggup menahan beban jalan, apalagi jalan Hasan Perak merupakan jalan yang selalu ramai dilalui kendaraan bertonase besar dalam mengangkut hasil laut, tambak dan hasil panen perkebunan (TBS) serta kendaraan berat pertambangan minyak PT Pertamina EP Pield Pangkalan Susu.

Terpantau di lokasi. Jumat (09/01/2026) siang, kondisi jalan yang amblas mengalami penurunan hingga lebih dari 50 cm, dengan diameter mencapai ±3 meter hingga memakan separuh badan jalan, sementara buis beton yang berada di bawah terlihat sudah rapuh dan retak-retak, akibat kejadian ini beberapa truck bermuatan lebih dari 20 ton tidak berani melintas.

"Sudah 6 jam dari pukul 8 pagi sudah terjebak disini, kita membawa 30 ton jangkos sawit yang mau di antar ke KIM 3 PLTU Belawan, dengan kondisi jalan yang amblas kita tidak berani lewat, takut jalannya ambruk dan amblas," ucap Waras (29) supir truck tronton yang ditemui disekitar lokasi.

Sementara itu, Lilik (47) salah seorang warga sekitar mengatakan, jalan yang amblas akibat buis beton yang tidak kuat dan berukuran kecil, sementara beban jalan begitu besar, ditambah lagi kemaren banjir besar melanda, membuat tanah disekitar buis beton menjadi labil dan tergerus air.

"Sudah sering jalan ini amblas dan menyebabkan kecelakaan, diakhir bulan Oktober 2025 lalu juga sama dan sudah diperbaiki, namun saat ini kembali amblas, kita minta Pemkab Langkat membangun jembatan permanen menggantikan buis beton ini, karena buis beton ini sudah tidak layak dan ini juga satu-satunya saluran pembuangan air kelaut yang ada disini, ukuran buisnya sangat kecil hanya sekitar 1 meter, jika hujan deras air lama kering dan perumahan warga sekitar banjir tenggelam," ucap Lilik berharap untuk dibangun jembatan permanen.

Sementara itu Camat Sei Lepan, M Iqbal Ramadhan.SE saat dikonfirmasi terkait keadaan ini mengatakan. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak perusahaan disekitar dan Pertamina EP Field Pangkalan Susu untuk segera memperbaiki kondisi jalan yang rusak.

"Kondisi jalan yang rusak sudah kita laporkan ke Kabupaten, kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak pengusaha dan perusahan (pabrik) yang menggunakan jalan ini termasuk Pertamina Susu untuk segera melakukan perbaikan, harapan masyarakat untuk dibangun jembatan permanen menggantikan buis beton juga sudah kita sampaikan, semoga keadaan ini cepat ditanggapi untuk segera dilakukan perbaikan," ucap Pak Camat.

Dilain pihak, PT Pertamina EP Field Pangkalan Susu melalui Wahyu selaku Humas, saat dikonfirmasi melalui pesan aplikasi WhatsApp mengatakan. 

"Kita siap membantu perbaikan jalan yang amblas dan rusak, kita juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah Kecamatan Sei Lepan untuk berkolaborasi dengan pihak perusahaan dan pabrik kelapa sawit disekitar lokasi untuk berkontribusi melakukan perbaikan bersama-sama," ucapnya menyampaikan. (Kurnia02).

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel