Waspada Pelemparan Batu Terhadap Sopir Truk di Kampung Salam Belawan
MEDAN -
Harap waspada! Marak pelemparan batu yang ditujukan kepada sopir truk di simpang Kampung Salam Belawan, Medan Belawan.
Dengan berbagai alasan bandit jalanan terbilang meresahkan tersebut meminta sejumlah uang kepada para sopir, bila tak diberi truk pasti dirusak, Sabtu (24/1/2026).
Perlakuan bandit jalanan itu telah bertahun-tahun lamanya terjadi sehingga dianggap menimbulkan Kamtibmas tak kondusif.
Padahal Kamtibmas kondusif di kawasan pelabuhan terpenting di Indonesia itu adalah faktor utama roda perekonomian Kota Medan dapat berputar.
Semisal salah seorang sopir Andika (39) yang membawa truk kontainer BK 8113 XI. Truk kontainer Mitsubishi tersebut menjadi korban keberingasan bandit jalanan di kawasan Labuhan dengan lemparan batu 3 hari lalu.
Infonya truk kontainer Mitsubishi yang dibawa Andika BK 8113 XI telah diikuti sedari simpang Kampung Salam Belawan.
Dan baru tersadar setelah di kawasan Labuhan kaca truk dilempar batu hingga pecah.
Kini truk kontainer yang dibawa Andika kaca depannya sebelah kanan dari dalam hancur berlubang terkena bongkahan batu.
Aksi bandit jalanan jam 23.00 WIB tersebut memicu banyak hujatan para nitizen terkait pengamanan Pelabuhan Internasional Belawan.
"Apa petugas pengamanan tak ada! Padahal Pelabuhan Internasional Belawan adalah urat nadi perekonomian Sumatra Utara terkhusus pendapatan Kota Medan," singgung salah seorang warga Medan Deli, Herman (53)
Sebelumnya Riki (31) juga merupakan korban pelemparan di kawasan Kampung Salam namun saja dapat terhindar dari lemparan batu.
Hingga kini perlakuan pemalak masih berkeliaran dan terus meneror para sopir yang aktifitasnya di kawasan Belawan yang mengangkut kontainer dari Pelabuhan Internasional Belawan.
Belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian terkhusus Polres Pelabuhan Belawan terkait maraknya aksi pelemparan batu di kawasan Kampung Salam Belawan terhadap para sopir truk. (ro)
