Perkuat Proses Pembinaan & Hak Integrasi, 98 Warga Binaan Ikuti Sidang TPP
DikoNews7 -
Dalam rangka pemenuhan hak Warga Binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Sumatera Utara (Sumut) kembali melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) terhadap 98 Warga Binaan sebagai bentuk evaluasi pembinaan dan pemenuhan hak integrasi, Selasa (24/02/2026).
Sidang ini merupakan bagian penting dalam proses pembinaan berkelanjutan guna memastikan setiap Warga Binaan mendapatkan penilaian yang objektif sesuai ketentuan yang berlaku.
Kegiatan sidang TPP tersebut di hadiri oleh Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat), Kasubsi Sarana Kerja serta staf lainnya yang tergabung dalam tim.
Kehadiran seluruh unsur terkait bertujuan untuk memberikan penilaian komprenhsip terhadap perkembangan sikap prilaku serta keikutsertaan Warga Binaan dalam program pembinaan.
Dalam pelaksanaan sidang, setiap Warga Binaan yang diusulkan di panggil dan di lakukan asesmen berdasarkan administrasi, masa pidana yang telah di jalani, serta rekam jejak kedisiplinan selama berada di dalam lapas.
Selain itu, partisipasi dalam kegiatan pembinaan kemandirian dan pelatihan kerja juga menjadi salah satu indikator utama dalam proses pertimbangan.
Dalam kesempatan itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Labuhan Ruku Hamdi Hasibuan menyampaikan bahwa sidang TPP harus di laksanakan secara profesional dan transparan demi menjamin keadilan bagi seluruh Warga Binaan.
Sidang TPP ini menjadi tolak ukur keberhasilan pembinaan. Kami memastikan seluruh proses berjalan objektif dan sesuai aturan yang berlaku, ucapnya.
Di tempat yang sama, Kasubsi Bimkemaswat menambahkan yang di hasilkan dalam sidang ini nantinya akan menjadi dasar pengusulan program integrasi maupun tahapan pembinaan lanjutan.
Hal ini sekaligus menjadi motivasi bagi Warga Binaan lainnya agar terus menunjukkan perubahan prilaku yang positif.
Melalui pelaksanaan sidang TPP terhadap 98 Warga Binaan ini, Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku menegaskan komitmennya dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, akuntabel serta berorientasi pada pembinaan.
Di harapkan seluruh Warga Binaan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk terus memperbaiki diri sebelum kembali ke tengah masyarakat, tukasnya.
Reporter : Erwin.
