Kabid Penunjang RSUD H OK Arya Zulkarnain Memilih Bungkam


DikoNews7 -

Kegiatan belanja makan minum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. OK Arya Zulkarnain menuai sorotan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, hal itu diduga di lakukan dengan sengaja oleh penyedia dan pejabat internal RSUD H. OK Arya Zulkarnain melalui makan minum (mamim) pasien masa anggaran milyaran rupiah. 

Namun, pihak RSUD justru terkesan menghindar dan saling lempar tanggung jawab. 

Mengungkap dugaan pengadaan mamim di RSUD H. OK Arya Zulkarnain di temukan indikasi penyimpangan di antaranya, diduga tidak ada penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), pada hal ini merupakan dasar penentu harga penawaran dalam pengadaan barang dan jasa. 

Dan tidak di temukan penyedia / CV, namun tetap ditunjuk tanpa adanya survei terhadap penyedia, apakah memiliki pengalaman atau tidak dalam pengadaan mamim untuk rumah sakit. 

Dengan adanya dugaan penyimpangan dalam pengadaan mamim di RSUD H. OK Arya Zulkarnain, publik kini mempertanyakan siapa yang sebenarnya yang bertanggung jawab..?

Sementara itu, Hadiyani. S. ST Kepala Bidang (Kabid) Penunjang di RSUD H. OK Arya Zulkarnain memilih bungkam. 

Saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp 0813 7081xxxx, Rabu (15/04/2026) sama sekali tidak memberikan jawaban.

Ijin ibu, ne Erwin dari DikoNews7-, mau konfirmasi terkait pengadaan makan minum (mamim) pasien RSUD H. OK Arya Zulkarnain tahun 2022, 2023 hingga 2024.

Dan rekanan pengadaan menggunakan CV apa, setiap tahunnya berapa yang dianggarkan, sistem belanjanya bagaimana, menggunakan anggaran apa pengadaan mamim tersebut, mhon penjelasannya. 

Hingga berita ini diterbitkan Jum'at (17/04/2026), sama sekali tidak ada jawaban dari Kabid Penunjang tersebut. 

Reporter : Erwin. 

Editor : Diko.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel