Mendagri Buka Musrenbang RKPD Sumut 2027, Bupati Batu Bara Turut Hadir


DikoNews7 -

Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian menghadiri pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Utara tahun 2027, di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Rabu (22/04/2026). 

Kegiatan strategis tersebut dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian sebagai simbol dimulainya rangkaian perencanaan pembangunan tahun 2027.

Turut hadir Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) M. Bobby Afif Nasution, Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, Ketua DPRD Sumatera Utara Erni Ariyanti Sitorus, serta para Kepala Daerah se - Sumatera Utara dan Unsur Forkopimda.

Kehadiran Bupati Batu Bara dalam forum strategis tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara dalam menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Musrenbang ini menjadi forum penting dalam penyusunan arah kebijakan pembangunan daerah, sekaligus menyinergikan program dan kegiatan antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten / kota se-Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, menyampaikan bahwa fokus pembangunan daerah tahun 2027 diarahkan pada enam prioritas utama, yakni akselerasi pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, peningkatan produktivitas, peningkatan investasi, pengembangan industri berbasis potensi daerah, penguatan daya saing daerah, serta pemulihan pasca bencana.

Menurut Bobby, tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2027 yaitu, Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas, Investasi dan Industri, menjadi dasar penyusunan RKPD Sumatera Utara 2027.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam arahannya menegaskan, bahwa pentingnya Musrenbang sebagai tahapan awal dalam perencanaan pembangunan.

Musyawarah perencanaan pembangunan itu menjadi ‘the first stone’, yaitu untuk memastikan pelaksanaan pembangunan dapat berjalan dengan baik dan terarah, ucap Mendagri.

Tito juga menyampaikan bahwa indikator pembangunan di Provinsi Sumatera Utara menunjukkan tren positif, meskipun pemerataan masih perlu di tingkatkan. 

Hal tersebut tercermin dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumatera Utara yang berada di atas rata-rata nasional.

Tito menambahkan, IPM menunjukkan kualitas masyarakat dari sisi pendidikan, kesehatan, dan aspek lainnya. 

IPM Sumatera Utara saat ini mencapai 76,47, lebih tinggi dibandingkan IPM nasional sebesar 75,90. Artinya, kualitas sumber daya manusia Sumatera Utara relatif lebih baik dibandingkan nasional, tukas Mendagri. 

Bupati Batu Bara hadir didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Batu Bara, di antaranya Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, Pelaksana Tugas Kepala Bappelitbangda, Kepala BKAD, Kepala Kesbangpol, serta para kepala OPD terkait lainnya.

Reporter : Erwin. 

Editor : Diko.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel