Bupati Labura Lepas 118 Calon Jamaah Haji, Tekankan Disiplin dan Niat Ibadah
DikoNews7 -
Bupati Hendriyanto Sitorus secara resmi melepas keberangkatan 118 calon jamaah haji Kabupaten Labuhanbatu Utara dari Aula Ahmad Dwi Syukur, Selasa (5/5/2026).
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat, diiringi doa serta harapan agar seluruh jamaah dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
Data yang dihimpun, total calon jamaah terdiri dari 49 pria, 66 wanita, serta 3 orang pendamping. Seluruh jamaah diberangkatkan menggunakan tiga unit bus yang telah dibagi berdasarkan wilayah kecamatan.
Bus pertama mengangkut jamaah dari Kecamatan Kualuh Hulu dan Kualuh Selatan. Bus kedua diisi oleh jamaah asal Kecamatan Na IX-X, Aek Natas, Aek Kuo, dan Kualuh Leidong. Sementara bus ketiga membawa jamaah dari Kecamatan Marbau dan Kualuh Hilir.
Dalam sambutannya, Bupati Hendriyanto Sitorus menegaskan bahwa jumlah jamaah haji asal Labura tahun ini mencapai 115 orang di luar petugas haji.
Ia mengingatkan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan anugerah yang sangat terbatas dan harus dimanfaatkan sebaik mungkin.
“Para jamaah calon haji yang berangkat tahun ini dari Kabupaten Labuhanbatu Utara berjumlah 115 orang ditambah para petugas haji. Oleh karenanya, manfaatkanlah kesempatan yang sangat terbatas ini dengan sebaik-baiknya. Niatkan di tanah suci hanya untuk beribadah kepada Allah SWT. Perkara belanja itu nomor dua,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci, serta menekankan kedisiplinan dalam mengikuti seluruh rangkaian ibadah haji.
“Agar bapak-ibu jaga nama baik Labuhanbatu Utara khususnya. Jaga disiplin. Patuhi ketua regu, ketua rombongan, para petugas haji. Kalau disiplin saya yakin insya Allah bapak ibu akan dapat melaksanakan rukun haji, wajib haji, sunat haji dan larangan haji, sehingga dapat dilaksanakan dengan sempurna,” tandasnya.
Tak hanya kepada jamaah, Bupati juga memberikan penekanan khusus kepada para petugas haji, mulai dari PHI, TPIHI, TKHI, paramedis hingga PHD agar menjalankan tugas secara maksimal.
“Kepada petugas, baik PHI, TPIHI, TKHI, paramedis dan PHD, agar melaksanakan tugas dengan maksimal. Pantau para jamaah dan bantu bila memerlukan pertolongan. Laporkan secara berkala kepada saya kejadian-kejadian dan jalannya ibadah jamaah calon haji, baik selama maupun sesudah pelaksanaan haji,” imbuhnya.
Sebelum prosesi pemberangkatan, rangkaian acara adat turut digelar berupa upah-upah dan tepung tawar (setawar dingin) yang dipimpin oleh Wakil Bupati Samsul Tanjung sebagai bentuk doa dan restu kepada para jamaah.
Suasana haru pun tak terelakkan saat para keluarga mengantar keberangkatan jamaah. Tangis dan doa mengiringi langkah para tamu Allah menuju perjalanan spiritual yang menjadi impian setiap umat Muslim.
Reporter : Sulaiman.
Editor : Diko.
