Bupati Batubara : Generasi Harus Punya Filter Bentengi Radikalisme dan Narkoba



Dikonews7 | Batubara - Pengaruh radikalisme dan narkoba merupakan fenomenal penting yang harus digaungkan menjadi benteng ketahanan nasional. Oleh karena itu masyarakat khususnya generasi muda harus diberi pengetahuan agar tidak mudah terpengaruh paham-paham menyesatkan serta dampak penggunaan obat-obat terlarang.

Demikian dikatakan Bupati Batubara Ir H Zahir, MAP dalam sambutan tertulisnya dibacakan Kabag Kesra Setdakab Batubara Adnan Haris, SPd pada acara sosialisasi anti radikalisme dan narkoba yang digelar Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) Kab Batubara, Selasa (13/08/2019), diaula MAN Batubara, di Lima Puluh.

Hadir, Kapolres Batubara diwakili Waka Polres Kompol Irwansyah, SH, Ketua FKUB Batubara, Kadiskominfo, Kakan Kemenag, Ketua KNPI Batubara Rafdinal Maliki, SE, pengurus PW IPNU Sumut, Kepala MAN Batubara, pengurus GP Ansor Batubara serta ratusan pelajar.

Dikatakan Haris, Kab Batubara termasuk wilayah yang rentan pengaruh radikalisme dan narkoba. Pengaruh tersebut tidak hanya datang secara langsung akan tetapi dapat tersalur lewat media sosial. Sebagai upaya untuk menghempang masuknya pengaruh-pengaruh tersebut maka perlu filter serta agen-agen informasi.

Bupati mengapresiasi IPNU Kab. Batubara yang telah membuat kegiatan positif dalam menyiapkan anak bangsa yang terbebas dari paham radikal dan narkoba. "Hidup tanpa narkoba merupakan bentuk cinta kepada tanah air", ujar Adnan Haris.

Ketua panitia Mhd Azmi Akbar dalam sambutannya berharap sosialisasi anti radikalisme dan narkoba bisa memberi dampak positif bagi generasi muda khususnya para pelajar.

Menurutnya, radikalisme merupakan gerakan pemecah persatuan berbungkus agama yang disebar melalui medsos  berdampak pada jiwa sosial dan keagamaan seseorang. Untuk itu perlu dilakukan pencerahan agar bisa menghempang pengaruh yang dapat merusak norma agama dan sendi-sendi budaya.

Senada diharapkan Ketua KNPI Rafdinal Maliki, SE. Menurutnya, banyak contoh korban dari pengaruh obat-obat terlarang. Kerugian tidak saja dalam bentuk finansial tapi juga pada diri sendiri. Oleh karena itu jadilah pelajar yang jauh dari narkoba", serunya.

"Pelajar jangan sampai terpengaruh karena narkoba musuh yang sangat susah dilawan", timpal Kasubbag TU Kemenag Batubara.

Pantauan wartawan, usai sambutan acara dirangkai dengan petisi 1000 tanda tangan sebagai bentuk kesepakatan bersama lawan radikalisme dan narkoba.

Reporter : Aswat
Editor : Sapta

No comments

Powered by Blogger.