Jalan Menuju Pelabuhan Belawan Mematikan, Publik Tagih Tanggung Jawab PT Pelindo
DikoNews7 -
Standardisasi jalan pelabuhan internasional mencakup infrastruktur kokoh (aspal beton tebal) untuk beban berat menjadi perhatian. Bagaimana dengan kinerja PT Pelindo?
Bahkan akses keluar masuk pelabuhan pun harus didukung dengan geometri jalan yang aman (radius putar kontainer), drainase prima, serta sistem penerangan yang memadai.
Kenyataan di lapangan berbalik arah 360 derajat karena jalan menuju pelabuhan Internasional Belawan kupak-kapik.
Ironis nya lagi, tak beberapa jauh dari gedung kembar PT Pelindo jalan terlihat bak kubangan kerbau.
Sisi jalan membentuk lekukan kolam berair dan terakhir sangat membahayakan keselamatan para pengguna jalan.
Diurut dari simpang Kampung Salam setelah melewati gerbang tol hingga menuju Pelabuhan Internasional Belawan, Jalan Pelabuhan Raya Belawan terus terlihat lubang-lubang.
Sehingga publik menduga kalau peneratan aturan IMO (International Maritime Organization) terhadap Pelabuhan Internasional Belawan tak terpenuhi.
Bahkan standar keamanan, dan konektivitas antarmoda guna mendukung kelancaran logistik diduga sangat diragukan adanya.
Standardisasi jalan yang baik, memadai dan mulus, merupakan tolak ukur terhadap label pelabuhan Internasional Belawan yang berskala Internasional.
Akibat jalan berlubang-lubang di Jalan Pelabuhan Internasional Belawan, seorang bernama Budi (39) warga Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli diduga meninggal terjatuh dan tewas karena menghindari jalan berlubang.
Hingga kini terlihat belum ada upaya memperbaiki jalan berlubang tersebut. Sehingga terkesan PT Pelindo melakukan pembiaran jalan yang rusak.
Padahal jalan menuju pelabuhan Internasional Belawan merupakan akses terpenting bagi kemajuan roda perekonomian nasional, Sumut terkhusus Kota Medan.
"Jalan pelabuhan Internasional Belawan adalah marwah bangsa Indonesia. Dan jalan pelabuhan Internasional Belawan juga menjadi urat nadi perekonomian nasional, Sumatra Utara terkhusus pendapatan Kota Medan," singgung salah seorang warga Medan Deli, Herman (53).
Belum ada keterangan resmi dari pihak PT Pelindo terkait jalan berlubang di pelabuhan Internasional Belawan. (ro)
